Google
Artikel: Jenis Komentar Spam | Cara Memperbaiki Broken link

Ad 468 X 60

Kamis, 29 November 2012

Widgets

Jangan Meminta Jabatan

Larangan Meminta Jabatan menurut agama

jangan meminta jabatan
Hal yang sudah dimaklumi bahwa bagi sebagian orang menganggap jabatan dalam suatu organisasi, perusahaan atau instansi adalah hal yang membanggakan.Sehingga tidak jarang orang melakukan hal yang melanggar peraturan baik peraturan dari segi agama maupun umum.
Hal ini bisa terjadi karena memang sudah merupakan karakter dari orang tersebut atau juga karena ketidaktahuannya dalam urusan hukum.Dalam postingan kali ini penulis akan berbagi sekedar mengingatkan tentang larangan meminta suatu jabatan ditinjau dari segi agama islam.

Dalil hadis yang menerangkan tentang larangan minta jabatan

Sabda Nabi : [1]
Dari Abu Hurairah ra, bahwasanya Rasulullah SAW, bersabda :
Sesungguhnya kamu sekalian akan ambisi untuk dapat memegang suatu jabatan, 
tetapi nanti pada hari kiamat jabatan itu merupakan suatu penyesalan 
( HR.Bukhari)

Dari Abu Sa'id 'Abdurrahman bin Samurah ra, berkata : Rasulullah SAW bersabda kepada saya : Wahai Abdurrahman bin Samurah janganlah kamu meminta suatu jabatan karena sesungguhnya bila kamu diberi suatu jabatan tanpa memintanya, maka kamu akan mendapat pertolongan dalam menjabat jabatan itu, tetapi kalau kamu diberi jabatan karena meminta 
maka jabatan itu diserahkan sepenuhnya kepadamu. Dan bila kamu telah bersumpah atas sesuatu perbuatan kemudian kamu melihat ada perbuatan lain yang lebih baik daripada perbuatan tadi maka kerjakanlah perbuatan yang lebih baik dan tebuslah sumpahmu itu
 (HR Bukhari dan Muslim)

Dari Abu Dzar ra, berkata : Saya bertanya : Wahai Rasulullah kenapa tuan tidak memberi jabatan kepada saya ? : Maka beliau menepuk bahu saya kemudian berkata : Wahai Abu Dzar sesungguhnya kamu adalah lemah dan sesungguhnya jabatan adalah suatu amanah (kepercayaan), 
Jabatan itu nanti pada hari kiamat merupakan suatu kehinaan dan penyesalan 
kecuali bagi pejabat yang dapat memanfaatkan haknya dan
menunaikan kewajibannya dengan sebaik-baiknya 
(HR.Muslim)

Dalil yang harus diperhatikan oleh pejabat yang berwenang

Dalil yang harus diketahui bagi seseorang yang mempunyai kekuasaan atau pemimpin untuk mengangkat orang menjadi pejabat adalah seperti dalil di bawah ini.

Dari Abu Musa Al-Asy'ary ra, berkata :
Saya bersama dua orang saudara sepupu datang kepada Nabi SAW, kemudian salah seorang di antara keduanya itu berkata : Wahai Rasulullah, berilah kami suatu jabatan pada sebagian apa yang telah Allah 'Azza Wajalla kuasakan terhadap tuan.
Dan yang lain juga berkata seperti itu.Kemudian beliau bersabda : Demi Allah, aku tidak akan mengangkat seseorang dalam suatu jabatan yang mana ia memintanya,atau seseorang yang sangat ambisi pada jabatan itu
(HR. Bukhari dan Muslim)

Dari dalil tersebut diatas kita ketahui bahwa urusan jabatan ini sudah diatur oleh Nabi Muhammad SAW.Karena sejak jaman dulu sudah terjadi peristiwa dimana ada sebagian orang yang memang sangat berambisi menjadi pejabat.Bukan hanya terjadi dimasa sekarang saja. Tetapi dari hadits di atas dapat kita ambil pelajarannya, yaitu agar jangan menginginkan atau meminta suatu jabatan, karena sesungguhnya jabatan itu adalah suatu amanah yang berat, dan nanti dihari kiamat akan diminta pertanggungjawabannya.

Kalau kita beruntung dalam melaksanakan jabatan itu tentu akan mendapatkan surga, tetapi bila kita termasuk orang yang tidak amanah dalam menjalankan jabatan tersebut maka jabatan itu yang akan mendorong kita masuk neraka.

Apakah anda masih mau minta jabatan setelah membaca ini ?

Nah Apakah anda masih mau meminta jabatan kepada atasan anda ? setelah mengetahui dalil tersebut ? Apalagi menginginkan jabatan dengan melakukan penyuapan dengan cara memberikan uang kepada orang tertentu agar kita diberikan posisi jabatan yang kita minta.
Sebaiknya kita bekerja dengan sungguh-sungguh dan ikhlas serta niatkan untuk beribadah dan menafkahi keluarga dan tunjukkan prestasi kepada atasan, sehingga apabila suatu saat ada promosi untuk jabatan tertentu, kita termasuk orang yang diperhatikan oleh atasan untuk menempati jabatan tersebut.Kalau hal ini terjadi berarti Tuhan akan menolong dalam melaksanakan jabatan yang diamanahkan kepada kita.

Bersabarlah, karena memang berdasarkan pengalaman orang-orang yang mendapatkan jabatan tanpa meminta dan memberikan uang suap, karir agak lumayan lama ( pepatah mengatakan : biar lambat asal selamat), tetapi itu mungkin tidak sepenuhnya benar, karena masalah jabatan juga tidak terlepas dari garis tangan atau takdir kita sendiri.Apakah akan menjadi golongan orang yang mudah dan cepat naik jabatan atau agak tersendat tetapi secara pasti akan naik sejalan dengan waktu ? hanya Tuhan yang mengetahui hal ini.



Semoga bermanfaat






[1]Sumber:Riyadlus Shalihin bag I,CV Toha Putra Semarang,Thn 1981

SHARE THIS POST   

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Buzz
  • Reddit
  • Stumnleupon
  • Digg
  • Technorati
Author: Abdul Basit
Saya Abdul Basit ingin berbagi pengetahuan yang bermanfaatRead More →

9 komentar:

  1. Betul banget bang,saya sangat setuju dengan isi artikel abang..sipp.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Thanks bang Icah,biar pada tahu dan jangan berebutan pengen jadi pejabat.

      Hapus
  2. Benar sekali sobat
    postingannya sangat bermanfaaat, banyak pelajaran hikmah
    memang jabatan adalah amanat yg harus dipertanggung jawabkan utk dunia dan akhirat
    terima kasih telah berbagi
    salam sukses selalu sahabatku

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima Kasih Kembali Kawan,Saling mengingatkan kepada mereka yang lupa.

      Hapus
    2. Benar sekali sahabatku, di Dunia ini kita bisa saling mengingatkan utk kebaikan bersama
      terima kasih

      Hapus
  3. Jaman sekarang malah pada berebut untuk mendapatkan posisi jabatan,malah tidak segan untuk mengeluarkan biaya yang besar.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mungkin karena mereka belum tahu ada hukumnya bang,,mudah-mudahan dengan membaca artikel ini membuat mereka sadar.

      Hapus
  4. waduh komen apa yah jadi bingung untuk merangkai kalimatnya,,,,,? pokoknya mantabs sob infonya dan sukses buat anda

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahahahayy,,mas cahyo kalau bingung pegangan mas,,Terima kasih atas kunjungannya.
      Juga terima kasih atas awardnya,,sudah dipajang diruang Koleksi Award pada menu page sub menu Koleksi Award.
      Sukses selalu untuk anda mas cahyo JM

      Hapus