Google
Artikel: Jenis Komentar Spam | Totok Aura Wajah | Program Penghusada Bio Energi | Daftar Pengobatan Gratis On Line Klik disini

Ad 468 X 60

banner

Jumat, 15 Februari 2013

Widgets

heboh Lelang Jabatan Lurah dan Camat

Jokowi lelang jabatan Lurah dan Camat di DKI Jakarta

heboh lelang jabatan lurah dan camat
Heboh seputar rencana Gubernur DKI Jakarta Bapak Jokowi yang dilontarkan dimedia massa baik media cetak maupun media elektronik.Sehingga semakin hari banyak komentar dari masyarakat yang agak menyimpang.Dalam hal ini yang dimaksud menyimpang adalah salah kaprah dalam mengartikan pernyataan Bapak Jokowi tentang lelang jabatan lurah dan camat.
Kata lelang jabatan disalah artikan dengan pengertian lelang dalam arti sebenarnya yaitu siapa saja peserta lelang yang berani menawarkan harga tertinggi maka dia yang berhak mendapatkan atau dalam pengertian lain siapa saja boleh mendaftar jadi lurah dan camat.

Alasan mengapa artikel ini dibuat oleh penulis

Karena banyak obrolan yang didengar penulis secara langsung maupun cerita dari teman-teman, memang sudah terjadi salah pengertian dalam hal lelang jabatan lurah  dan camat ini.Untuk itu penulis akan berbagi sedikit pengetahuan dan berusaha sedikit meluruskan perihal berita ini.Kenapa cuma sedikit karena peraturan dan mekanisme yang sebenarnya masih diproses oleh Badan Kepegawaian Daerah.

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menjelaskan, istilah lelang jabatan, khususnya untuk jabatan lurah dan camat, hanya terbuka untuk para PNS. Lebih rinci lagi adalah PNS yang pangkatnya dimungkinkan untuk menduduki posisi tersebut,yakni setingkat eselon III dan IV. (Kompas.com)
"Keliru lagi karena istilah lelang itu. Ini hanya untuk PNS yang punya kepangkatan dan  oleh Undang-Undang Kepegawaian sudah dimungkinkan," kata Jokowi di Balaikota Jakarta, Senin (4/2/2013)

Kenapa tiba-tiba ada wacana seperti itu dari Gubernur DKI Jakarta Pak Jokowi ? atas dasar apa ide itu muncul ? Kenapa harus Lurah dan Camat ?

Mari kita simak bersama-sama dalam versi terawangan pengobatan gratis online.

Wakil Gubernur DKI Jakarta yang akrab dipanggil Pak Ahok,mengungkapkan bahwa lelang jabatan pertama kali akan menyasar pejabat di level kelurahan dan kecamatan.Alasannya, lurah dan camat adalah pamong terdepan yang mengerti permasalahan dan bersentuhan langsung dengan masyarakat (kompas.com)

Berdasarkan isu yang beredar dimasyarakat luas dan sayangnya narasumber tidak ada yang pasti,cuma dugaan semata tanpa pembuktian yang kuat. :)

Diduga atau menurut gossip selama ini telah terjadi proses KKN dan sejenisnya, sehingga yang kerap menjadi pejabat khususnya lurah dan camat hanya orang-orang yang dekat dengan pejabat tertentu.Masalah kemampuan dan kelayakan golongan tidak menjadi bahan pertimbangan.Hal ini membuat orang-orang yang tidak pandai melakukan loby hanya menjadi penonton dan penunggu sampai ada jabatan sisa yang tidak ada lagi orangnya baru dia dapatkan. ( ini cuma menurut gossip loh,,bukan keadaan aslinya--keadaan aslinya hal ini tidak pernah terjadi di DKI-Perekrutan murni karena penilaian kinerja )

lelang jabatan lurah dan camat

Apakah semua orang bisa mendaftarkan diri menjadi Lurah dan Camat ?

Khusus di DKI Jakarta jabatan politis hanya sampai Gubernur dan Wakil Gubernur,dimana jabatan ini bisa dari luar jenjang karir,yang penting syarat sudah sesuai dengan peraturan calon gubernur dan wakil gubenur.Siapa saja warga negara Indonesia boleh mencalonkan diri baik usulan dari partai atau perorangan.
Di daerah lain Jabatan politis sampai tingkat Walikota atau Bupati , sama dengan di atas asalkan syarat sudah terpenuhi dapat mencalonkan diri jadi walikota atau bupati.

Semakin kedalam lagi tingkat Desa, ada pemilihan kepala Desa, ini juga asalkan syarat sudah terpenuhi dapat mencalonkan diri sebagai kepala desa.

Bagaimana dengan DKI Jakarta ?


Di DKI Jakarta untuk jabatan Lurah dan Camat di angkat berdasarkan SK Gubernur berdasarkan usulan dari Walikota.Dan tahap perekrutan ini berdasarkan Rapat Tim Perekrutan Pejabat Tingkat Walikota. Dengan pertimbangan golongan, pendidikan dan kinerja calon pejabat tersebut.

Bagaimana dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Jokowi tentang lelang jabatan Lurah dan Camat ?

Kita lihat skala yang lebih kecil,misalkan Jakarta Selatan.Ada sekitar 65 kelurahan dari 10 kecamatan ( ini misalkan saja yah bukan sungguhan )
Ada 10 lurah dan 5 camat yang pensiun ,berarti ada 65 wakil lurah dan 10 wakil camat yang akan berlomba untuk promosi jabatan lowong tersebut.
Berdasarkan isu yang negatif dulu,,untuk mendapatkan posisi tersebut tergantung kedekatan wakil lurah dan wakil camat pada walikota,karena yang berwenang untuk mengusulkan calon lurah dan camat itu Walikota.Maka berlomba-lombalah mereka agar terpilih sebagai pejabat pengganti.

Bagi orang yang tidak pandai loby bisa dipastikan hanya sebagai penonton yang nantinya memberikan ucapan selamat kepada teman pesaingnya,,Selamat yah Sob sudah jadi Lurah,,Selamat yah sob sudah jadi Camat,, Terus kata lurah baru dan camat baru,,terima kasih gan ucapannya,,semoga jabatan ini membuat saya rajin blogwalking,,,loh,,emangnya ini dunia blogger,,??

Dengan adanya rencana dari Gubernur DKI Jakarta Pak Jokowi ini,hal seperti ilustrasi di atas tidak akan terjadi lagi,karena setiap calon yang sudah memenuhi syarat golongan dan pendidikan dan esselon bisa mendapatkan kesempatan dengan cara di test dulu untuk melihat kemampuannya dalam memimpin wilayah kelurahan dan kecamatan.Walaupun mereka tidak punya uang dan tidak punya relasi tetapi tetap mendapatkan kesempatan yang sama dan adil.Hal ini menghindari praktek KKN.
heboh lelang jabatan
Selama ini dalam perekrutan CPNS sudah memakai pihak ketiga atau konsultan biasanya dari Universitas Indonesia.Sifatnya sangat transparan dan anti KKN,hasil dari perekrutan tersebut baru diserahkan kepada Badan Kepegawaian.

Mudah-mudahan rencana Gubernur DKI Jakarta Pak Jokowi berjalan mulus,sehingga akan muncul pejabat yang memang mempunyai keahlian,golongan cukup/sesuai dan layak untuk menduduki jabatan tersebut.Sehingga tidak ada lagi kejadian Letnan mempunyai bawahan Mayor.

Dari sedikit penjelasan di atas diharapkan hal-hal seperti dibawah ini tidak terjadi lagi :

  • Bu enak dong bapak jabatannya mau dilelang,,emang bapak mau jual berapa bu ??
  • Asiik saya mau ah nyalonin jadi lurah,,siapa tahu berhasil (kata sopir angkot)
  • Pak,udah sekalian nyalonin jadi camat,,tanggung jadi lurah,,(kata cleaning service kepada wakil lurah)
  • Saya bisa dong pak nyalonin jadi lurah,,(kata perss kepada Pak Jokowi di TV)
  • Kalo gitu aku mau ikutan bu,,biar bisa nemenin ibu jadi PNS (kata suami dari pns yang kerja di swasta)
  • Wah enak nih ada kesempatan buat kita-kita yang masih muda ( kata sekelompok pemuda yang masih menganggur)

NB: Isi dari artikel ini hanyalah rekayasa dan fiktif belaka,apabila ada kesamaan profile,tempat dan nama,penulis mohon maaf dan jangan diambil hati :)
Semoga bermanfaat

Image

SHARE THIS POST   

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Buzz
  • Reddit
  • Stumnleupon
  • Digg
  • Technorati
Author: Abdul Basit
Abdul Basit melayani Pengobatan Secara Gratis dengan metode transfer energi jarak jauh dengan menggunakan Rei Ki Tummo dan Bio Energi Read More →

36 komentar:

  1. awal nya saya juga kurang paham buat hal ini..tapi bis baca penjelesannya disini...skrng jd ngerti deh..hehe :)
    nice share mas :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Benar mas budi,ide buat artikel ini karena semakin hari semakin tidak jelas pemahaman yang beredar dimasyarakat,jadi tergelitik untuk sedikit meluruskan maksud dari Pak Jokowi.Terima kasih kunjungannya mas budi.

      Hapus
  2. Balasan
    1. Benar mas Herman Bagus berita ini lagi heboh,terima kasih atas kunjungannya.

      Hapus
  3. wah...apa kita2 yg bukan PNS bisa ikut lelang Jabatan itu Kang?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Maksud dari lelang jabatan ini adalah khusus bagi PNS pemda DKI yang sudah memenuhi syarat jabatan terakhir sesuai golongan,esselon IV,III.
      Terima kasih Kunjungannya Bang..

      Hapus
  4. Nah hal yg dilakukan Jokowi mungkin bagus, karena orang yg berminat akan siap untuk melayani masyarakat. Tidak spt pejabat yg asala comot, yg mana ujung2nya korupsi. bener kan?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Salah satu kebijakan dari Pak Jokowi yang sangat ditunggu bagi pejabat yang menginginkan perubahan kearah pemerintahan yang bersih..KORUPSI sama dengan MENCURI,,tapi disuruh mencuri takut dosa,,kalau korupsi ko tidak takut dosa..?? Sepertinya perlu ada sosialisasi bahwa korupsi itu sama dengan mencuri..hahahayyyy

      Hapus
  5. setuju kang.... Kalau bisa pun, dihukum lebih berat. Karena, setahu saya hukuman penjara buat para koruptor ini paling 2-3 tahun saja. Sedangkan mencuri sandal, sama pisang satu tandan saja sudah 6 bulan penjara... Yg notabene nilainya gak nyampe 100ribu... Kasihan kali ya kita2 ini...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Benar Bang,,yang buat undang-undang kan DPR sebagai wakil rakyat,apakah mereka berani untuk membuat peraturan yang menghukum maksimal bagi pelaku korupsi ? Sebenarnya ancaman hukumnya sudah maksimal,tetapi masih banyak celah untuk menghindarinya,nah celah-celah inilah yang harus ditutup dengan perubahan undang-undang yang baru,diantaranya ada wacana "pemiskinan" tapi masih jadi perdebatan sampai sekarang.
      Ironis memang kalau melihat pencuri pisang dihukum 6 bulan apalagi pelaku orang tua yang miskin.

      Hapus
    2. nanti saya buatkan Undang2 bagi mrk yg suka nyari sandal dan pisang. :)

      Hapus
    3. Mba indah kalau buat undang-undang hati-hati yah,jangan sampai ada celah,misalnya mencuri kayu hukuman 1 bulan,kalau mencuri kayu jati 10 ha dari hutan oleh pengusaha bisa cuma 1 bulan dong,, :D
      Harus spesifik karena tugas pengacara adalah mencari celah dari undang-undang.

      Hapus
  6. hueheh.. indonesia emang gitu kli iia.. gampang heboh :p
    makasii kang artikelnya ;)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih Sobat atas kunjungannya.BTW blognya tidak ada guest book yah sob..

      Hapus
  7. Jokowi memang penuh kejutan :D
    Saya ngefans banget dengan beliau..

    Kalau masalah hukuman untuk korupsi jangan di hukum mati, lebih baik semua aset hasil korupsi disita dan dikembalikan ke negara serta diberikan denda dan juga kurungan penjara. Mungkin itu lebih pas :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Benar Mas Sundo,,hukuman mati sebaiknya memang ditiadakan,seharusnya semua harta hasil korupsi disita agar membuat efek jera bagi yang lain.Dan dihukum penjara yang maksimal.
      Khusus Pak Jokowi dan Ahok merupakan pasangan yang kompak dalam membersihkan DKI.

      Hapus
    2. tapi klo hartanya dibalikin ke negara doang, kira2 koruptor kumat lagi nggak penyakitnya? XD

      kan korupsi itu ada hukummnya, selain hukuman kayak penjara kan ada denda, nah itu kan balik duitnya XD

      jadi untuk koruptor tidak ada salahnya diberi hukuman yang bisa memberikan efek jera :D

      Hapus
    3. Benar Mas Reky..hukuman harus semaksimal mungkin agar menjadi jera,dan harta hasil korupsi disita,kalau hukuman mati sebaiknya dipikirkan kembali..kasih kesempatan untuk bertobat sob..:D

      Hapus
  8. Memang begitulah sobat
    Barangkali ini awal pembelajaran dalam proses kemajuan..hehe
    Terima kasih infonya sobat
    sukses yah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Benar kawanku PP..(nama masih misteri nih..:D )Ini adalah awal kebangkitan keadilan yang merata di dunia jabatan DKI.
      Terima kasih kunjungannya kawan PP.

      Hapus
    2. sekarang ini bangsa indonesia umumnya sedang dihadapkan pada suatu persoalam yg semuanya serba rumit, dan sulit sulit dan sulit...kecuali jika kita senua beriman dg iman yg hakiki.

      Hapus
    3. Setuju sahabatku PP.. sepertinya masalah tidak kunjung reda,mudah-mudahan mereka semua sadar dan kembali kejalan yang benar dengan menjadi pejabat bertujuan untuk mensejahterakan bangsa dengan berlandaskan ajaran agama.

      Hapus
  9. waduh kaya sepatu saja gan hehehe,,,,pisss
    makasih infonya met jelang maghrib

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih Mas Cahyo atas kunjungannya.. :)

      Hapus
  10. jumpa pagi sobat masih seputar pelelangan,,,, oh ya jangan lupa ditengok ada seseuatu di Info Usaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ok mas cahyo,,langsung luncur ke TKP..

      Hapus
  11. Semoga kedepannya Jakarta akan lebih bagus dibawah kepimimpinan Pak Jokowi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiinn,,terima kasih atas doanya mba ina..

      Hapus
  12. selamat sore sobat,,,waah Jokowi lagi lelang jabatan yaa sob,,,hmm,,,sepertinya seru nich sob,,,hehehe...owgh iya ada award untuk sobat,,,silahkan di jemput yaa sobat Awardnya....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Selamat sore Bang Hayardin,memang benar sedang ada perubahan teknis pengangkatan pejabat di DKI.
      Kalau urusan Award saya langsung berangkat nih sob..
      Award sudah saya pajang di ruang koleksi award pada menu page sub koleksi award
      Terima kasih yah sob. :D

      Hapus
  13. Assalamualaikum AB, maaf KY takk tahu nak komen apa dlm hal ini, maklumlah KY kan orang malaysia heee

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wa'alaikumsalam KY.Memang kebetulan saat ini ada hal yang sedang menjadi berita hangat dimedia massa khusus seputar DKI Jakarta.Jadi saya tertarik untuk membahasnya.Dengan kehadiran KY di blog ini sudah merupakan angin segar yang menyejukkan pikiran.
      Terima kasih KY atas kunjungannya. :D

      Hapus
  14. Nyimak artikelnya gan! di tunggu visit backnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih gan atas kunjungannya..kalau boleh saran sebaiknya blog diberikan buku tamu agar teman-teman yang berkunjung dapat meninggalkan jejak.

      Hapus
  15. Itulah gaya pak JOKOWI yang bikin banyak disenangi oleh orang,saya kagum juga dengan gayanya namun karena masih baru menjabat kita belum lihat hasilnya mungkin setelah 3 tahun mendatang baru kita akan lihat hasil kerja beliau ya bang DOEL...hahahahyyy

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul bang Icah,pemimpin DKI yang baru ini pasangan yang fenomenal,banyak gebrakan yang bikin sebagian orang gerah.Sejauh ini programnya disambut positif bang oleh mereka yang mendambakan perubahan.Mudah-mudahan kedepan semakin baik.Hahahayyy

      Hapus