Google
Artikel: Jenis Komentar Spam | Cara Memperbaiki Broken link

Ad 468 X 60

Jumat, 08 Maret 2013

Widgets

Pemilihan Dewan Kota

Dewan Kota/Dewan Kabupaten adalah lembaga musyawarah pada tingkat kota/kabupaten 

pembentukan dewan kota jakarta selatan
Dewan Kota merupakan lembaga musyawarah perwakilan tokoh masyarakat pada tingkat kota/kabupaten administrasi.Lembaga ini fungsinya untuk mendorong peran serta masyarakat dalam penyelengaraan pemerintahan dan pelaksanaan pembangunan serta peningkatan pelayanan masyarakat.
Sehubungan akan dibentuknya Panitia  Pemilihan Kelurahan (PPK) untuk memilih Bakal Calon Anggota Dewan Kota/Dewan Kabupaten bagi daerah kabupaten kepulauan seribu untuk DKI Jakarta,dipandang perlu membuat satu artikel untuk memberikan sedikit gambaran tentang Dewan Kota.
Dengan tujuan agar memudahkan para panitia dalam memahami tugas untuk memilih Calon Dewan Kota Periode 2013-2018 Tingkat Kota Administrasi Jakarta Selatan.
Pada awal bulan April 2013 hasil pemilihan calon anggota dewan kota tingkat kelurahan sudah diserahkan ke tingkat Kecamatan.Ini berarti pada bulan Maret 2013 harus sudah mulai diadakan sosialisasi kepada masyarakat kelurahan dan pembentukan Panitia Pemilihan Kelurahan yang selanjutnya akan memilih calon anggota dewan kota tingkat kelurahan.
Bagaimana mekanisme dari mulai sosialisasi sampai menghasilkan satu orang calon dewan kota, seperti biasanya mari kita simak sedikit. 
pemilihan dewan kota

Syarat menjadi Anggota Dewan Kota/Dewan Kabupaten

Dasar Hukum dari pembentukan Dewan Kota adalah Peraturan Daerah Provinsi Ibu Kota Jakarta Nomor 6 Tahun 2011 tentang Dewan Kota/Dewan Kabupaten.
Untuk menjadi anggota dewan kota/dewan kabupaten harus memenuhi syarat sebagai berikut :
  • WNI usia sekurang-kurangnya 25 tahun
  • Bertaqwa kepada Tuhan YME serta setia kepada Pancasila dan UUD 1945
  • Sehat jasmani, rohani dan bebas Narkoba serta Psikotropika
  • Pendidikan serendah-rendahnya SLTA atau sederajat
  • Tidak pernah dipidana penjara dengan pidana 5 tahun atau lebih
  • Tokoh masyarakat yang mempunyai integritas,wawasan dan mendapatkan dukungan di lingkungan masyarakat setempat
  • Sanggup untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebagai anggota dewan kota/kabupaten dengan surat pernyataan yang ditandatangi diatas kertas bermeterai
  • Bertempat tinggal tetap secara fisik dan administrasi minimal 3 tahun terakhir secara terus menerus yang dibuktikan dengan KTP
  • Bagi pengurus yang berasal dari lembaga kemasyarakatan dan partai politik harus mengundurkan diri dari kepengurusannya apabila terpilih menjadi Dewan Kota/Dewan Kabupaten.
  • Bagi anggota TNI/POLRI/PNS pada saat pendaftaran harus mendapat rekomendasi dari atasan dan bila terpilih harus non aktif atau cuti diluar tanggung jawab negara.

Mekanisme Pemilihan

Anggota Dewan Kota/Dewan Kabupaten diusulkan oleh masyarakat setempat yang diselenggarakan melalui tahapan :
  • pemilihan bakal calon anggota dewan kota/dewan kabupaten di tingkat kelurahan yang dilakukan oleh PPK
  • pemilihan bakal calon anggota dewan kota/dewan kabupaten di tingkat kota/kabupaten yang dilakukan oleh PPDK
Untuk memilih siapa bakal calon anggota dewan kota tingkat kelurahan perlu dibentuk Panitia Pemilihan Kelurahan (PPK).Siapa saja yang menjadi panitia,anggota dan apa saja tugas mereka ?
Sebagaimana diatur dalam  Peraturan Daerah Provinsi Ibu Kota Jakarta Nomor 6 Tahun 2011 tentang Dewan Kota/Dewan Kabupaten, Mekanisme Pemilihan sebagai berikut :

Panitia Pemilihan Tingkat Kelurahan (PPK)

  • Pembentukan PPK ditetapkan dengan Keputusan Lurah
  • PPK berjumlah 4 orang yang terdiri dari :
  1. a. satu orang perwakilan perangkat kelurahan sebagai ketua
  2. b. satu orang perwakilan LMK sebagai sekretaris
  3. c. dua orang perwakilan masyarakat sebagai anggota
  • Perwakilan perangkat kelurahan adalah Wakil Lurah
  • Apabila wakil lurah berhalangan tetap maka dapat diganti dengan salah seorang perangkat kelurahan yang lain.

Tugas dari Panitia Pemilihan Kelurahan (PPK)

  • menyusun dan menetapkan tata cara pemilihan bakal calon anggota dewan kota
  • mengumumkan persyaratan anggota dewan kota,waktu dan tempat pemilihan
  • menerima dan meneliti kelengkapan berkas persyaratan administrasi bakal calon anggota dewan kota
  • menerima dan memeriksa mandat tertulis Ketua RW yang diwakili oleh pengurus RW dan Ketua RT yang diwakili oleh pengurus RT
  • melaksanakan proses pemilihan bakal calon anggota dewan kota secara demokratis dan transparan
  • membuat dan menandatangani berita acara pemilihan bakal calon angota dewan kota
  • melaporkan hasil pelaksanaan pemilihan bakal calon anggota dewan kota kepada Lurah.
Pelaksanaan tugas PPK berakhir setelah berita acara diserahkan kepada Lurah.

Tahap Pendaftaran Pemilihan

Setelah panitia dibentuk dan menentukan hari dan tempat pemilihan bakal calon dewan kota hal yang harus dilakukan adalah sebagai berikut :
  • membuat pengumuman melalui kertas/papan pengumuman/spanduk mengenai persyaratan dan jadwal pemilihan kepada masyarakat dengan menempatkan pengumuman tersebut di tempat yang strategis agar mudah diketahui oleh masyarakat.
  • setelah 7(tujuh) hari terhitung sejak tanggal diumumkan maka proses pendaftaran dapat dilakukan oleh masyarakat dengan menyerahkan persyaratan administrasi yang telah ditetapkan oleh panitia.
  • apabila setelah 7(tujuh) hari tidak ada yang mendaftar maka dilaksanakan pendaftaran tahap kedua dalam kurun waktu 7(tujuh) hari.
  • apabila setelah  kurun waktu 7(tujuh) hari masih tidak ada yang mendaftarkan diri maka pelaksanaan pemilihan bakal calon di kelurahan yang bersangkutan tidak dapat dilanjutkan dan berakhir dengan tidak ada bakal calon terpilih
  • hasil pelaksanaan pemilihan dituangkan dalam Berita acara Pemilihan Bakal Calon Anggota Dewan Kota yang ditandatangani oleh Ketua,Sekretaris dan para Anggota PPK dan disampaikan kepada Lurah.

Proses Pemilihan Bakal Calon Calon Anggota Dewan Kota

Paling lambat 1(satu) hari setelah pengumuman ditutup, panitia sudah menetapkan bakal calon yang telah memenuhi persyaratan administrasi  dan verifikasi terhadap kelengkapan bakal calon untuk mengikuti tahap pemilihan pada tingkat kelurahan.
Tempat pemilihan dapat menggunakan ruang serba guna kantor lurah atau balai pertemuan lainnya yang berlokasi di wilayah kelurahan tersebut dengan difasilitasi oleh Lurah.
Mekanisme pemilihan bakal calon anggota dewan kota sebagai berikut :
  • Pemilihan dipimpin oleh Panitia Pemilihan Kelurahan (PPK) yang dihadiri para Ketua RW dan Ketua RT berdasarkan undangan tertulis yang ditandatangi oleh Ketua,Sekretaris dan Lurah.
  • Kehadiran para Ketua RW dan Ketua RT mewakili hak 1(satu) suara yang mewakili masyarakat.
  • Apabila Ketua RW/RT berhalangan hadir dapat memberikan mandat secara tertulis kepada salah seorang pengurusnya.
  • Dalam proses pemilihan ini hanya memilih 1(satu) orang calon anggota dewan kota dengan suara terbanyak.
  • Apabila hasil suara sama maka sekretaris dan anggota PPK dapat memberikan suara untuk memilih 1(satu) orang sebagai calon anggota dewan kota.

Proses administrasi di Tingkat Kelurahan

  • Setelah proses pemilihan selesai berita acara diserahkan kepada Lurah
  • Lurah menyampaikan Berita Acara Pemilihan Calon Anggota Dewan Kota kepada Camat disertai surat pengantar dan dilengkapi data bakal calon terpilih.
  • Apabila calon terpilih mengundurkan diri atau berhalangan tetap maka sebagai penggantinya adalah calon yang menduduki urutan kedua.

Proses Tingkat Kecamatan, Walikota dan Provinsi

  • Camat menghimpun Berita Acara Pemilihan berserta kelengkapan data bakal calon terpilih dari setiap kelurahan
  • Paling lama 3(tiga) hari kerja setelah diterima Berita Acara disampaikan kepada Panitia Pemilihan Dewan Kota (PPDK)
  • PPDK melakukan uji kelayakan dan kepatutan untuk memilih 1(satu) orang calon anggota dewan kota yang mewakili tingkat kecamatan.
Uji kelayakan dan kepatutan dilakukan dengan : 
  1. a. Penyerahan makalah oleh masing-masing bakal calon yang berisi tentang visi,misi dan program kerja strategis dalam pengelolaan kota
  2. b. Pemaparan makalah oleh masing-masing bakal calon
  3. c. Wawancara atau tanya jawab
  • Paling lama 4(empat) hari kerja walikota menyampaikan berita acara pemilihan calon anggota dewan kota kepada Gubernur
  • Paling lama 6(enam) hari kerja berita acara pemilihan calon anggota dewan kota disampaikan Gubernur kepada DPRD untuk mendapatkan persetujuan.
  • persetujuan DPRD paling lama 30(tigapuluh) hari disampaikan kembali kepada Gubernur untuk ditetapkan sebagai Anggota Dewan Kota dengan Keputusan Gubenur.
  • Apabila waktu 30(tigapuluh) hari belum ada persetujuan dari DPRD maka proses dapat dilanjutkan oleh Gubernur secara administrasi sebagai Anggota Dewan Kota dengan Keputusan Gubenur.
Sambil menunggu hasil persetujuan DPRD mari kita simak sedikit tentang masa bakti, tugas dan fungsi dewan kota.

Pengukuhan dan Masa Bakti

  • Pengukuhan Anggota Dewan Kota dilakukan oleh Walikota dalam suatu upacara yang ditandai dengan pengucapan sumpah/janji
  • Masa bakti Anggota Dewan Kota selama 5(lima) tahun dan berakhir bersamaan dengan pengukuhan dan pengucapan sumpah janji anggota yang baru.
  • Anggota Dewan Kota dapat dipilih kembali hanya untuk 1(satu) periode berikutnya.
  • Biaya untuk penyelenggaraan kegiatan Anggota Dewan Kota dan Operasional sekretariat dibebankan pada anggaran masing-masing kota.
  • Biaya tersebut sekurang-kurangnya terdiri dari Uang Kehormatan, Biaya Operasional dan Kesekretariatan dengan besaran nominal ditetapkan sesuai kemampuan keuangan daerah.

Tugas dan wewenang anggota Dewan Kota

Anggota Dewan Kota mempunyai tugas :
  • membantu walikota dalam penyelenggaraan pemerintahan kota
  • berperan serta dalam penyelenggaraan pembangunan dan peningkatan pelayanan masyarakat
  • menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat kepada walikota
  • menggerakkan dan mendorong peran serta masyarakat dalam pelaksanaan pembangunan serta pelayanan kepada masyarakat
  • membantu walikota dalam menginformasikan berbagai kebijakan pemerintah kepada masyarakat
  • ikut serta membantu walikota dalam memantau pelaksaaan pembangunan serta pelayanan kepada masyarakat
Demikian sedikit uraian tentang mekanisme pemilihan Bakal Calon Anggota Dewan Kota/Kabupaten khususnya Kota Jakarta Selatan mudah-mudahan akan berjalan lancar, transparan, aman terkendali dan demokratis.Diharapkan masing-masing pihak bakal calon harus sudah siap mental untuk menerima kekalahan dan mendukung bakal calon yang terpilih.
 
Semoga bermanfaat
Image

Sumber : Peraturan Daerah Provinsi Ibu Kota Jakarta Nomor 6 Tahun 2011 tentang Dewan Kota/Dewan Kabupaten Tanggal 14 Nopember 2011

SHARE THIS POST   

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Buzz
  • Reddit
  • Stumnleupon
  • Digg
  • Technorati
Author: Abdul Basit
Saya Abdul Basit ingin berbagi pengetahuan yang bermanfaatRead More →

12 komentar:

  1. Balasan
    1. terima kasih atas kunjungannya mas bagus

      Hapus
  2. kalo ga ikut daftar rugi tuh bang Doel,mending bang doel ikut..ya..yaa.ya...hahahhayyyyyyyyyyyyy

    BalasHapus
    Balasan
    1. Syaratnya berat bang kalau terpilih harus cuti tanpa gaji selama 5 tahun ,,lebih tekor lagi hahaayyy..
      Bang icah selama di tengah laut berubah jadi dangdut nih kebawa lingkungan bang..

      Hapus
  3. postingan menarik dan bermanfaat sekali kawan, saya sangat menyukainya
    bisa mendapat wawasan yg lebih luas
    terima kasih banyak sudah berbagi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih kembali kawanku PP semoga bermanfaat.
      Artikel ini dibuat berkenaan dengan tugas yang harus saya laksanakan mempersiapkan pemilihan Calon Dewan Kota.

      Hapus
  4. Bener kt Mas Icah, mestinya mas abdoel ikut pemilihan dewan kota. Sy yakin akan membawa perubahan besar utk kota yg mas abdoel pimpin. dan ini merupakan kebahagiaan saya juga, karena akan mempunyai sahabat sekaligus panutan warga di kotanya. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sayangnya untuk PNS harus melakukan cuti diluar tanggungan negara selama melaksanakan pekerjaan sebagai anggota Dewan Kota,berarti 5 tahun tidak mendapatkan gaji,bisa merana saya mba indah.. :D
      lebih baik jadi panitia pemilihan aja deh.

      Hapus
  5. nice info. oh ya ada bingkisan buat abang, mampir ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ok bang rizal saya langsung menuju lokasi.
      Terima kasih atas kunjungannya

      Hapus
  6. Abdul Basit, Yth.

    Mohon contoh makalah ttg tupoksi dewan kota / kabupaten (kalo ada).

    trims!

    BalasHapus
  7. Latar belakang dewan kota dong, klo tdk keberatan bisa di kirim ke email : wibi.ducati@gmail.com

    BalasHapus