Google
Artikel: Jenis Komentar Spam | Cara Memperbaiki Broken link

Ad 468 X 60

Senin, 20 Mei 2013

Widgets

Pengobatan Penyakit 'Ain Cara Nabi

Pengobatan Penyakit 'Ain dengan ruqyah

penyakit Ain disebabkan oleh jin
Setiap orang yang melakukan 'Ain adalah orang yang mendengki.Namun tidak setiap orang yang mendengki mampu melakukan 'Ain.Karena kedengkian itu lebih bersifat umum dibandingkan dengan 'Ain, maka memohon perlindungan dari kedengkian orang sudah meliputi memohon perlindungan dari orang yang melakukan 'Ain.Kali ini penulis ingin berbagi pengetahuan tentang Penyakit 'Ain dan cara Pengobatan Penyakit 'Ain seperti yang dicontohkan oleh Nabi.

بِسۡمِ ٱللهِ ٱلرَّحۡمَـٰنِ ٱلرَّحِيمِ
Anda juga dapat membaca seri sebelumnya tentang pengobatan herbal yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW pada halaman di bawah ini :

Arti penyakit 'Ain

Karena tidak ada definisi dari penyakit 'ain ini yang baku, tetapi berdasarkan kriteria penyebabnya maka dapat disimpulkan yaitu maksud dari Penyakit 'ain adalah jenis penyakit yang disebabkan oleh pandangan mata, baik secara disengaja atau disadari bahkan terkadang secara tidak sengaja oleh orang yang memandang sesuatu atau memandang orang lain sehingga menyebabkan suatu penyakit atau menyebabkan celaka.
Al-Hafizh Ibnu Hajar ra berkata :

“Dan ‘ain itu adalah pandangan suka disertai hasad yang berasal dari kejelekan tabiat, yang dapat menyebabkan orang yang dipandang itu tertimpa suatu bahaya.”

Penyakit 'ain itu sendiri ada 2 jenis,yaitu :
penyakit Ain dapat melalui pandangan mata

  1. 1. 'Ain insi ( 'ain disebabkan oleh manusia)
  2. 2. 'Ain jinni ( 'ain disebabkan jin)
Sebagian kalangan yang picik, kurang wawasan dan intelektualnya menolak adanya 'ain, mereka menyatakan bahwa ini hanyalah halusinasi, bukan realitas.Kalangan intelektual dari berbagai etnis dan agama tidak menolak adanya 'ain, tidak mengingkarinya, meskipun mereka berbeda pendapat tentang faktor penyebabnya dan sudut pandang tentang pengaruh yang ditimbulkan.

Sebagian kalangan berpendapat, orang yang melakukan sihir 'ain bila melakukan sebuah ritual tertentu yang busuk, ia akan mampu mengeluarkan kekuatan supranatural yang langsung menyentuh korban 'ain sehingga membahayakannya.Kalangan lain berpendapat , Allah telah menjalankan takdirnya untuk menciptakan apa saja yang Dia kehendaki, termasuk bahaya, yakni ketika mata orang yang melakukan 'ain tertuju kepada korbannya meskipun ia sendiri pada dasarnya tidak memiliki energi, penyebab atau pengaruh apa-apa secara substansial.
Orang berakal tidak mungkin mengingkari adanya ruh dalam tubuh manusia, karena itu Proses terjadinya penyakit 'ain realita  yang dapat dirasakan.Wajah manusia misalnya, bagaimana bisa memerah ketika melihat orang yang membuatnya marah atau malu.Bisa juga menjadi pucat ketika melihat orang yang ditakuti.
Oleh karena mata dan ruh itu sangat berkaitan, maka kekuatan ruh itu dinisbatkan kepada mata ('ain).Bukan mata itu sendiri yang menimbulkan energi, akan tetapi karena pengaruh dari ruh.

Ruh itu sendiri bermacam karakter dan kekuatan energinya, sifat dan keistimewaannya.Energi ruh orang yang mendengki akan mencelakakan diri orang yang didengkinya secara nyata.Oleh sebab itu Allah memerintahkan kita memohon perlindungan dari kejahatan orang yang mendengki.
Pengaruh tersebut tidak hanya bisa dirasakan dengan terjadinya kontak pisik saja, tetapi dapat juga terjadi dengan hanya saling berhadapan, saling pandangan dengan atau dapat juga dengan serangan ruh terhadap korbannya.
Terkadang juga dapat melalui mantera, doa, ruqyah dan taawudz.Bahkan terkadang bisa terjadi melalui khayalan dan bayang-bayang.Orang yang berpotensi 'ain pengaruhnya juga tidak hanya melalui penglihatan, bahkan ia terkadang buta.Cukup ia diberi gambaran tentang seseorang, maka jiwanya langsung bisa mempengaruhinya, meskipun ia belum pernah melihat orang yang dimaksud.

Banyak sekali orang yang mempunyai kekuatan 'ain bisa mempengaruhi korbannya tanpa melihat, hanya sekedar mendengar gambaran sosoknya saja.
Allah menjelaskan dalam firman-Nya:

وَإِن يَكَادُ ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ لَيُزۡلِقُونَكَ بِأَبۡصَـٰرِهِمۡ لَمَّا سَمِعُواْ ٱلذِّكۡرَ وَيَقُولُونَ إِنَّهُ ۥ لَمَجۡنُونٌ۬ ٥١ 
( QS.Al-Qalam :68:51)
Dan sesungguhnya orang-orang kafir itu benar-benar hampir menggelincirkan kamu dengan pandangan mereka, tatkala mereka mendengar Al Qur’an dan mereka berkata: "Sesungguhnya ia [Muhammad] benar-benar orang yang gila  . (51)


قُلۡ أَعُوذُ بِرَبِّ ٱلۡفَلَقِ (١) مِن شَرِّ مَا خَلَقَ (٢) وَمِن شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ (٣) وَمِن شَرِّ ٱلنَّفَّـٰثَـٰتِ فِى ٱلۡعُقَدِ (٤) وَمِن شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ (٥)
Katakanlah: "Aku berlindung kepada Tuhan Yang Menguasai subuh, (1) dari kejahatan makhluk-Nya, (2) dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, (3) dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul , (4) dan dari kejahatan orang yang dengki apabila ia dengki". (5) 
(QS.Al Falaq :113:1-5)

Penyakit 'Ain menurut Nabi

Diriwayatkan oleh Muslim dalam Shahihnya dari Ibnu Abbas, bahwa ia menceritakan.Rasulullah bersabda :
"Penyakit 'ain itu memang ada.Kalau ada sesuatu yang dapat mendahului takdir, tentu sesuatu itu adalah 'ain."
Dalam Shahih Muslim diriwayatkan dari Anas bahwa Nabi memberikan keringanan untuk melakukan ruqyah terhadap sengatan binatang berbisa, 'Ain dan cacar.
Dalam Shahih Al-Bukhari dan Muslim diriwayatkan dari Aisyah, bahwa ia menceritakan.
"Rasulullah memerintahkan kepadaku untuk membaca ruqyah menangkal penyakit 'ain."
Diriwayatkan oleh Malik dari Ibnu Syihab,dari Abu Umamah bin Sahal bin Hanif, diriwayatkan bahwa ia menceritakan :
"Amir bin Rabiah pernah melihat Sahal bin Hanif sedang mandi.Ia berkata,"Sungguh aku tidak pernah melihat seperti yang kulihat hari ini, kulit yang bagus seperti kulit perawan." Tiba-tiba Sahal terpeleset jatuh.
Lalu Rasulullah datang menemui Amir dan memarahinya.Beliau bertanya,
"Atas dasar apa seorang muslim membunuh sudaranya sendiri ? Kenapa engkau tidak mendoakannya keberkahan? Mandilah untuk dirinya!
Amir segera membasuh wajah, kedua tangan, siku dan lutut serta jari-jari kakinya, barulah kemudian bagian dalam kain sarungnya dengan air dalam baskom, lalu mengguyurkan air itu ketubuhnya.Baru kemudian ia pergi bersama orang banyak.

Diriwayatkan oleh Malik, dari Muhammad bin Abu Umamah bin Sahal, dari ayahnya (yang meriwayatkan hadits ini), disebutkan :
"Sesungguhnya penyakit 'ain itu ada.Berwudhulah untuk menghadapinya.Berwudhulah untuk menghadapinya."

Penyakit 'Ain karena jin

Diriwayatkan dengan Shahih dari Ummu Salamah bahwa Nabi pernah melihat seorang budak wanita di rumah yang wajahnya merah kehitam-hitaman.
Beliau berkata,"Ruqyah wanita ini, ia terkena 'ain."
Husain bin Mas'ud Al-Farra menjelaskan."Arti kata merah kehitam-hitaman dalam hadits itu maksudnya terkena 'ain dari jin.Orang biasa mengatakan."Pada wajahnya tampak terlihat 'ain yang disebabkan oleh pandangan jin, dan hal itu lebih menyakitkan dari tusukan mata tombak."

Cara mengobati penyakit 'ain

1. Ruqyah anti 'Ain

ruqyah dapat mengobati penyakit 'Ain
Video Ruqyah dapat dilihat di halaman ini : Ayat-ayat Ruqyah
Diantara bentuk ta'awwudz (perlindungan diri) dan ruqyah adalah memperbanyak surat Al-Falaq dan An-Nas, Al-Fatihah dan Ayat Kursi.Bentuk ta'awuds lain adalah dengan menggunakan cara Nabi, yakni membaca :

 َأَعُوْذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَِ
"Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah Yang Maha Sempurna dari kejahatan mahluk ciptaan-Nya."
Juga bacaan lain :

أَعُيذُ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّةِ مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ وَهَامَّةٍ ، وَمِنْ كُلِّ عَيْنٍ لاَمَّةٍ
Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah Yang Maha Sempurna dari gangguan setan dan binatang serta dari gangguan 'ain yang dasyat. (HR Al-Bukhari)
Bila orang yang menyebabkan penyakit 'ain karena tidak sengaja, maka ia dapat mencegahnya dengan mendoakan orang yang terkena ain olehnya, seperti "Ya Allah berikanlah keberkahan kepadanya" sebagaimana yang pernah dikatakan oleh Rasulullah kepada Amir bin Rabiah setelah melakukan 'ain terhadap Sahal bin Hanif, 
"Kenapa engkau tidak mendoakan keberkahan untuknya" atau ucapkanlah "Semoga Allah memberikan keberkahan kepadanya."
Cara lain adalah seperti ruqyah Jibril terhadap Nabi sebagai mana yang diriwayatkan oleh Muslim dalam Shahihnya.

 بِسْمِ اللهِ أرْقِيكَ مِنْ كُلِّ شَيْءِِ يُؤْذِيْكََ مِن شَرِّ كُلِّ نَفْسِِ وَ عَيْنِ حَاسِدِِ اللهُ يَشْفِيكَ
"Dengan keberkahan nama Allah aku meruqyahmu dari setiap penyakit yang mengganggumu, dari kejahatan setiap nafsu dan 'ain dari orang yang dengki kepadamu.Dengan nama Allah aku meruqyahmu."

2. Memerintahkan orang yang menyebabkan 'Ain untuk mandi

pelaku penyakit Ain wajib mandi dan mendoakan korbannya
Kiat lain adalah dengan cara memerintahkan pelaku 'ain untuk mencuci seluruh lipatan tubuhnya, jari jemari dan bagian dalam kain sarungnya.Dalam hal ini ada 2 pendapat :
  1. Pertama, dalam kain sarungnya adalah kemaluan.
  2. Kedua , maksudnya adalah ujung kain sarung bagian dalam yang menyentuh tubuh dari samping kanan.Lalu airnya digunakan untuk menyiram kepala orang yang terkena 'ain secara langsung.
Ini adalah metode yang tidak akan mungkin dapat diketahui oleh ahli pengobatan modern.Cara ini juga tidak akan berfungsi bagi orang yang menyangkal kebenarannya, melecehkan, meragukan atau sekedar mencoba-coba saja, tidak meyakini akan khasiatnya.

3.Menutupi kecantikan atau ketampanan orang yang dikhawatirkan terkena 'ain

penyakit 'Ain dapat dicegah dengan menutupi wajah
Diantara kiat terapi terhadap penyakit 'ain adalah melakukan tindakan pencegahan terhadapnya, misalnya menutupi bagian tubuh tertentu dari korban yang dikhawatirkan terkena 'ain dengan sesuatu yang bisa menolak 'ain.Seperti yang diriwayatkan oleh Al-Baghawi dalam Syarh As-Sunnah.,
"Utsman bin Affan pernah melihat seorang anak kecil yang ganteng sekali.Beliau berkata, Hitamkan belahan dagunya agar ia tidak terserang 'ain."
Demikian sekilas tentang penyakit 'Ain yang disebabkan oleh pandangan orang yang mendengki atau pandangan bangsa Jin terhadap seseorang atau benda apa saja yang dapat menyebabkan celaka atau terjadinya suatu penyakit.Diharapkan dengan artikel ini dapat menambah pengetahuan anda tentang salah satu penyakit yang ada di dunia ini dan bagaimana cara untuk melakukan Pengobatan Penyakit 'Ain seperti yang dicontohkan oleh Nabi.


Semoga bermanfaat.
ٱلۡحَمۡدُ لِلَّهِ رَبِّ ٱلۡعَـٰلَمِينَ

Sumber : Sehat dengan Metode Pengobatan Nabi,Judul asli : Ath-Thibb AN-Nabawi Min Zad Al-Ma'ad Fi Hadyi Khair Al-'Ibad,Ibnu Qayyim Al-Jauziyah,peringkas : Abu Syuhaib Al-Karimi,Pustaka Arafah,maret 2013

SHARE THIS POST   

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Buzz
  • Reddit
  • Stumnleupon
  • Digg
  • Technorati
Author: Abdul Basit
Saya Abdul Basit ingin berbagi pengetahuan yang bermanfaatRead More →

11 komentar:

  1. ooo...bahaya juga ni, KY baru tahu ..terima kasih AB, berkongsi infonya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Benar Mba KY,saya juga baru tahu setelah baca bukunya,mudah-mudahan dengan mengetahui jenis penyakit yang disebabkan oleh pandangan mata ini semakin menambah wawasan.
      Terima kasih kembali Mba KY :D

      Hapus
  2. Bang Doelllllllllllllllllllllllllllllll...maaf nih saya baru bisa muncul kepermukaan disamping lagi sakit,komputer lagi ngambek,Bekas Pacar lagi uring2an...cukup dah penderitaan...hahahayyyy..O ya saya kepengen padahal belajar lebih banyak tentang metode pengobatan cara BANG DOEL..Gratiskan bang..hahahyyyyyyyyyyyyy

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kakang Mas Icah,,,,selamat datang dan semoga cepat sehat baik orangnya maupun komputernya. :D
      Khusus kakang mas icah,,semua gratis dan dapet bonus ,hahahahayyyy

      Hapus
  3. Maaf mas, saya save dulu yah? masih belum bisa konsen baca2 artikel..... mudah2an mas abdul memaklumi. Mksh sebelumnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Silahkan mba indah,semoga diberikan kesabaran dan ketenangan.Saya turut berduka cita.
      Terima kasih kembali atas kunjungannya.

      Hapus
  4. bermanfaat sekali buat kita semua.. mari kita pelajari dengan baik2

    BalasHapus
  5. WADUH ADA YA PENYAKIT YANG KAYA GINI MAS WAH WAH BAHAYA

    BalasHapus
  6. Mas kalau misalnya konsultasi penyakit bisa ga mas ?

    BalasHapus
  7. Saya merasa terkena 'ain, namun saya juga khawatir su'uzhan kepada pelakunya.
    Iya karena 'ain bisa dilakukan tanpa disadari pelakunya.
    Saya sendiri akhirnya berprinsip kebaikan dan kemalangan hakikatnya dari Allah.
    Manusia hanya bisa berusaha agar terus berada dalam kebaikan.

    Alhamdulillah, saya mengucapkan terima kasih atas ilmu dalam posting ini.
    Dan mohon doanya juga agar ain yg menimpa saya lekas hilang
    Insya Allah saya amalkan doa2 di atas
    Terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kadang Ain disebabkan karena bangga,cinta dan sebagainya yang bagus-bagus,misal seorang ayah memuji anaknya didepan orang lain dan saat melakukan pujian lupa berzikir kepada Tuhan hal tersebut juga bisa menyebabkan penyakit ain.Salah satu cara terapinya adalah sang ayah dibuatkan minuman yang harus diminum dan disisakan untuk diminum anaknya.Sumber saya baca di blog tetangga ahli ruqyah syar'iyyah

      Hapus